Kasus penolakan ini menurutnya baru pertama dan ditemukan di Samarinda. "Baru kasus ini yang kami temukan, di daerah lain tidak ada, perlu diketahui juga PDP dengan gejala ringan bisa melakukan isolasi mandiri dirumah, Nah persoalannya apakah yang bersangkutan bisa disiplin atau tidak saat melakukan itu," ungkap Andi Ahad (12/4/2020) tadi.
Dari hasil rapid test YBS menunjukkan reaktif/positif yang akhirnya status pasien naik menjadi PD, penerapan isolasi mandiri di rumah, Kalau pasien yang menjalani isolasi mandiri tetap dilakukan pengawasan oleh petugas medis dan diimbau agar mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.
"Jika rumah tidak memungkinkan seperti ruangan kamar atau ada faktor lain yang menentukan tidak bisa dilakukan isolasi mandiri dirumah, maka untuk itu ia (pasien) harus melakukan isolasi di rumah sakit atau fasilitas karantina yang sudah disediakan pemerintah setempat, prosedurnya seperti itu, nah YBS masih sering beraktifitas diluar rumah, warga sekitar rumah resah," jelas Andi.
Sementara itu Plh. Kepala BPBD Kota Samarinda Hendra AH melalui Kabid Kedaruratan dan Kebencanaan Ifran menjelaskan tim gugus tugas sudah mengambil sample untuk dilakukan uji swab guna melihat kondisi YBS untuk tindak lanjut penanganan selanjutnya.
"Sudah secara persuasif tim gugus tugas dan tim medis membujuknya kemarin (11/4/2020) akhirnya yang bersangkutan mau melanjutkan isolasi di rumah sakit asal sang istri juga bersamanya," ujar Ifran.
Setelah N dijemput pihak Tim gugus tugas termasuk BPBD Kota Samarinda langsung melakukan penyemprotan disinfektan terhadap rumah pasien dan rumah-rumah sekitarnya. “Selanjutnya tim kami ada yang stay di sini untuk melakukan sterilisasi terhadap rumah YBS sesuai standar dan protokol yang berlaku,” ujarnya.
Sebagai informasi N dibawa oleh tim medis dengan menggunakan ambulans dari Jalan Pemuda II, Kecamatan Sungai Pinang bertolak menuju RSUD Abdul Moeis sekitar pukul 16.00 WITA kemarin guna dilakukan isolasi dan melakukan pengecekan lebih lanjut. (*)
Penulis : Fairus
Editor: Aspian Nur