Bisnis Pariwisata Tumbang Ratusan Pemandu Wisata Kaltim Menganggur
2 menit baca1.119 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kalimantan Timur, Awang Jumri mengungkapkan penutupan tempat pariwisata sebagai bagian dari kebijakan physical distancing menimbulkan imbas yang sangat besar bagi kehidupan para pemandu wisata.
Kini, pemandu wisata yang menggantungkan hidupnya dari destinasi wisata hanya bisa menunggu di rumah tanpa ada pemasukan dan kepastian yang jelas dari otoritas terkait. “Pemandu wisata adalah eksekutor di pekerjaan lapangan. Apabila lokasi pariwisata berhenti beroperasi, maka tidak akan ada wisatawan. Kami mau memandu siapa, kalau wisatawannya saja tidak ada. Akibatnya, semua pemandu wisata jadi menganggur total karena pandemi corona ini,” kata Awang dihubungi korankaltim.com Jumat (10/4/2020) tadi.









