Gelar Video Conference, Dinkes Samarinda Bantah Ada Pasien COVID-19 Meninggal
1 menit baca1.101 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda membantah pemberitaan yang menyatakan ada suster yang wafat di RS Dirgahayu karena virus Corona. Meski demikian, Kabid Pengendalian Penyakit Menular, Osa Rafshodia mengatakan bahwa yang bersangkutan memang nmemiliki riwayat perjalanan dari daerah transmisi lokal. Namun sebelum wafat, almarhum sudah menghubungi 112 dan melakukan karantina mandiri. “Tidak benar beiau wafat karena virus Corona,” jelasnya dalam video conference pada Selasa (7/4/2020) tadi.
Hal itu pun dibuktikan dengan hasil tes cepat, alias Rapid Test yang menyatakan bahwa beliau negatif COVID-19. Tak hanya itu, Dinkes Samarinda juga menyebut bahwa almarhum sudah dites dengan metde swab test dengan menggunakan PCR. Hasilnya pun menyatakan bahwa almarhum berstatus negatf. Osa menjelaskan bahwa sampel almarhum termasuk dalam kategori prioritas. Sehingga tak butuh waktu lama untuk mengetahui hasilnya. “Sampel kami kirim di hari Minggu. Senin sore kami sudah terima hasilnya,” jelasnya.









