Saat ini, TNI Angkatan Darat diperintahkan untuk melakukan penyemprotan dan berkoordinasi dengan masing-masing pemerintah daerah.
"Makanya kami nanti yang sediakan bahan. Kita bentuk tim, makanya kita rapatnya malam ini. Agar besok langsung kerja," kata Jaang pada korankaltim.com.
Kata Jaang, penyemprotan akan dilakukan selama 3 hari mulai tanggal 26-28 Maret mendatang. Namun ruas-ruas jalan mana yang akan disemprot, masih menunggu hasil rapat lanjutan.
Pihaknya akan memberikan dukungan 100 persen terhadap rencana TNI AD tersebut.
"Nanti BPBD kan juga akan turun. Karena selama ini BPBD dan PMI Samarinda sudah menyemprot di sejumlah fasilitas-fasilitas umum. Seperti rumah ibadah dan pemukiman," lanjutnya.
Pemkot Samarinda, lanjutnya, sudah menyiapkan dana untuk menangani penyebaran virus asal Wuhan, China, itu.
Tak ketinggalan, Jaang meminta agar masyarakat Samarinda terus menjaga pola hidup bersih dan sehat.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: M.Huldi