Sarjito menuturkan terminal yang saat ini sudah diambil alih Kementerian Perhubungan dan langsung dikelola oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltimtara XVII ini berdasarkan data pihaknya, rata-rata penumpang luar kota yang berangkat dari dan tiba di Terminal Banjarmasin dalam sehari berkisar di angka 10 sampai 16 penumpang dari 40 set kursi yang tersedia.
"Angka itu masih normal untuk hari biasa. Sesuai jadwal keberangkatan, ada 3 PO bus dan 56 armada yang beroperasi setiap harinya, rata-rata 10 bus yang berangkat per hari dengan membawa total penumpang 140 orang. Kalau dari Samarinda tidak penuh membawa penumpang karena biasanya transit lagi di pool bus pulau indah kilometer tiga Balikpapan," ungkapnya
Lebih lanjut peningkatan lebih banyak terlihat ketika hari libur seperti lebaran, natal dan tahun baru atau ada acara hari besar kegamaan. Namun saat ini, banyak penumpang atau masyarakat yang membawa barang dagangan komoditi seperti bawang putih dari Banjarmasin atau mengirim paket dari Samarinda Ke pool bus dibeberapa daerah Kaltim serta Kalsel.
"Hari besar atau libur yang meningkat, kalau karena pandemi corona serta edaran tidak berpengaruh normal saja. Kalau kedatangan pasti banyak karena penumpang ada yang membawa dagangan, namun tidak sering membawa komoditi hanya sesekali. Selebihnya mereka mengirim paket lewat pool Terminal Banjarmasin untuk dikirim ke pool pemberhentian bus," pungkas Sarjito.
Berbeda hal terlihat di Terminal Bus Sungai Kunjang, Samarinda. Diungkapkan Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Tipe C Sungai Kunjang Nurdiansyah mengatakan, sepinya penumpang bukan karena adanya edaran terkait pencegahan virus corona, namun banyaknya moda transportasi lain seperti travel dan transportasi online.
"Adanya himbauan itu memperparah kondisi Terminal, makin sepi penumpang disini. Apalagi tak ada anak sekolah, angkot yang biasa di terminal semakin sepi. Kalau penumpang bus sepi beberapa bulan terakhir karena memanfaatkan transportasi lain," tandas Nurdiansyah. (*)
Penulis : Fairus
Editor: Aspian Nur