Hal ini juga dilakukan kepada siswa sekolah, dan anak-anak. Kasi Humas PDAM Tirta Kencana Samarinda HM Lukman menyebut, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk keterbukaan dan pemberitahuan kepada masyarakat.
“Ya bahwa kami mengerjakan semua dengan profesional dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku nasional,” ujar Lukman.
Terkhusus kepada mahasiswa, pelajar dan anak-anak, Lukman menyebut bahwa upaya tersebut sebagai sosialisasi kepada generasi penerus, agar lebih bijak dalam menggunakan air bersih.
“Jadi mereka (pelajar/anak) bisa tahu, bahwa air yang mereka pakai dirumah, tidak tiba-tiba datang begitu saja. Tetapi melalui proses yang panjang,” tukasnya.
Tak sungkan, bahkan terkadang jajaran direksi menjadi pemandu langsung ketika ada kunjungan dari sekolah, atau mahasiswa.
Seperti beberapa waktu lalu, ketika SMP Bunga Bangsa Sempaja Samarinda mengunjungi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cendana.
Dengan pengawasan dan bimbingan dari tim PDAM, mereka di ajak melihat langsung proses di produksinya air bersih.
“Selain wadah Pengolahan air bersih PDAM Tirta Kencana Samarinda, juga sebagai wadah edukasi dan penelitian untuk anak anak muda yang ingin meningkatkan pengetahuan tentang proses proses pengolahan air hingga pendistribusiannya ke masyarakat.
Kami berharap kami dapat menginspirasi anak anak muda untuk saling menjaga lingkungan di sekitar khususnya air,” ungkapnya. (rs)