Namun demikian, nama kantor Basarnas nanti, bukanlah setara pos SAR Sangatta di Kutai Timur, maupun pos SAR di Tarakan Kalimantan Utara. Di Samarinda, berada satu level di bawah kedua pos itu. Kendati demikian, kesemuanya tetap berada di bawah kendali Basarnas Kantor SAR Balikpapan.
“Namanya kantor kita nanti adalah Unit Siaga SAR,” kata Kasi Operasi Basarnas Kaltim-Kaltara Kantor SAR Balikpapan Octavianto, dalam perbincangan bersama wartawan, di Samarinda, Selasa (25/7) kemarin.
Keberadaan Unit Siaga SAR Basarnas ini, akan mengakomodir bantuan SAR, tidak hanya di Samarinda, melainkan juga di Kutai Kartanegara, khususnya di Tenggarong. Samarinda dan sekitarnya dirasa penting, mengingat dalam catatan Basarnas, di kedua wilayah itu kejadian kecelakaan perairan paling mendominasi.
“Dengan Unit Siaga SAR, agar respons ketika ada kejadian di perairan, respons tindakan kita bisa lebih cepat ya,” ujar Octavianto.
Dia juga menjelaskan, Samarinda sebagai ibu kota provinsi, juga menjadi poin penting Basarnas berkantor di Samarinda. Nantinya, akan menjadi satu kesatuan unsur SAR gabungan dengan pihak lain, seperti BPBD, Tagana hingga relawan kebencanaan di Samarinda.
“Ya, itu juga menjadi poin penting, bahwa Samarinda sebagai ibu kota provinsi. Kami masih mencari lokasi strategis. Secepatnya akan dirikan kantor di Samarinda,” demikian Octavianto.
Kedatangan Octavianto bersama rekannya ke Samarinda, usai mengikuti talk show radio swasta di Samarinda, dan beranjangsana ke kantor BPBD Kalimantan Timur di Jalan MT Haryono. (ros)