"Saya melihat perilaku data ini asumsinya konsisten, tapi sebenarnya variabel penentu harga itu kan banyak sekali," kata Tutuk di Samarinda, Sabtu kemarin (09/02/2020).
Data tersebut menunjukkan pada periode 2013 hingga 2019. Kenaikan terjadi mula-mula pada 2014 dan kemudian berulang di 2017. Jika pola ini benar-benar konsisten, maka bisa dipastikan harga CPO akan kembali mencapai posisi tertinggi pada tahun ini.
Namun Tutuk tak bisa menjamin asumsi pola kenaikan itu benar-benar bisa terulang tahun ini. Kendati harga CPO di tingkat internasional menyentuh rekor tertinggi di awal tahun.
Tapi dirinya optimistis pola 3 tahunan itu bisa kembali terjadi. "Kalau ditanya apakah di 2020 bisa terulang, dan di triwulan berapa, kami perlu proyeksikan dan kaji lagi datanya. Tapi sejauh ini, trennnya bagus," ungkapnya.
Penulis : Rusdi
Editor : Hendra