Banjir di Jalan Slamet Riyadi Bukan karena Pembangunan Jembatan Mahakam IV
1 menit baca1.227 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Jalan Slamet Riyadi selalu tergenang air saat hujan deras terjadi di Kota Samarinda. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda Budi Tristiyono menyebut kondisi drainase di kawasan tersebut memang berbentuk bottle neck sehingga ada penyempitan dari hulu drainase yang berada diarea Jalan Adam Malik. "Di Adam Malik sudah besar drainasenya. Tapi untuk dialirkan ke sungai itu memang ada penyempitan," papar Budi.
Selain penyempitan drainase, Budi juga tak menampik anggapan pembangunan Jembatan Mahakam IV menjadi salah satu penyebab lambatnya aliran air di lokasi tersebut. Menurutnya itu merupakan konsekuensi dari sebuah pembangunan. Namun diyakinkannya hal tersebut tak akan berlangsung lama karena pihak-pihak terkait segera mengambil tindakan untuk menormalisasi drainase yang sudah ada. "Pasti kami perbesar drainasenya untuk mengarahkan air langsung ke sungai. Jadi tidak lama lagi air menggenang diarea tersebut," lanjutnya.









