Diduga tabung gas yang dibawa di dalam kapal meledak, membuat dua anak buah kapal (ABK) menjadi korban dengan luka bakar yang cukup serius dan sampai saat ini masih mendapat perawatan intensif di RS Hermina Samarinda. Selain KM Nor Dahlia yang hancur akibat ledakan, KM Maranatha yang tepat bersandar disamping KM Nor Dahlia juga mengalami kerusakan dibagian badan kapal bagian depan serta dermaga tempat kapal sandar rusak. Puing-puing sisa ledakan kapal juga terhambur di sungai sekitar lokasi kejadian.
Saksi mata bernama Wahyudi yang juga ABK KM Nor Dahlia F3 menerangkan kepada korankaltim.com saat kejadian berlangsung, di kapal ada lima orang termasuk dirinya, tiga selamat dua luka bakar yaitu Ryan dan Budi berusia 20 dam 25 tahun yang saat itu sedang santai di kapal.
"Ledakannya dari depan. kapal membawa banyak tabung gas elpiji kapasitas 3 kilogram. Posisi terakhir mereka duduk berjarak 10 meter, Budi posisi di area belakang kapal sedangkan Ryan berada di area depan kapal. Saat terjadi ledakan itu saya lihat mereka minta tolong. Waktu kejadian saya sedang tidur," terang Wahyudi
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsekta Kawasan Pelabuhan Samarinda AKP Aldi Alfa Faroqi menuturkan pihaknya sampai saat ini masih mengumpulkan data terkait insiden ledakan kapal penumpang dan barang yang mengakibatkan dua orang menjadi korban. "Kami masih mengumpulkan data terkait kejadian, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan dan dua korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," sebut Aldi (*).
Penulis : Fairus
Editor: Aspian Nur