Sayang, tak satupun petugas yang ditemui berkenan memberikan keterangan. Awak korankaltim.com, bahkan tidak diperbolehkan masuk ke area jembatan.
Terpasang semacam pintu terbuat dari seng, yang beberapa kali dibuka, saat truk yang berjejer dari sisi Samarinda Kota, bentang tengah jembatan, hingga di sisi Samarinda Seberang melintas. Saat itulah, korankaltim.com dapat mengambil gambar jalannya pengujian.
Uji beban, memang dijadwal pada pertengahan Desember. Dalam satu kesempatan wawancara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kaltim Taufik Fauzi mengatakan, pengujian nantinya akan menghasilkan rekomendasi yang harus dilakukan, terkait konstruksi jembatan. Pengujian sendiri, tak hanya uji beban.
"Ada uji beban layang jembatan dan uji dinamis serta uji statusnya. Jadi, tidak serta merta sudah kelihatan jadi langsung bisa dimanfaatkan. Ini yang perlu kita pahami bersama. Yang jelas, sekarang progres pembangunan jembatan sudah memasuki 80 persen lebih,” ucap Taufik Senin lalu di Kantor Gubernur Kaltim Senin (09/12/2019) lalu. [*]
Penulis : Rusdi
Editor: Aspian Nur