Kericuhan Pecah, Massa Aksi Berhamburan Hindari Tembakan Gas Air Mata
1 menit baca1.546 kali dibaca
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Kericuhan pecah pasca aparat membubarkan secara paksa massa aksi Aliansi Kaltim Bersatu yang melakukan aksi unjuk rasa di depan DPRD Kaltim, Senin (30/9/2019) sekitar pukul 18.00 WITA. Pantauan korankaltim.com,
Sekitar pukul 17.50 WITA, aparat mulai menyemprotkan water cannon ke arah kerumunan massa yang berada di depan gerbang utama, tetapi sebelumnya beberapa kali petugas telah memberikan himbauan kepada massa aksi untuk membubarkan diri, karena waktu mereka menyampaikan aspirasi hanya hingga pukul 18.00 WITA.
Tetapi, himbauan tersebut tak diindahkan para demostran dan mereka terus berupaya untuk masuk ke dalam Kantor DPRD Kaltim.
"Massa diharapkan untuk segera membubarkan diri, karena penyampaian aspirasi hanya hingga pukul 18.00 Wita," kata salah satu anggota polisi melalui pengeras suara.
Water cannon pun membuat massa aksi tak membubarkan diri, tetapi ketika petugas mulai menembakkan gas air mata ke arah kerumunan massa membuat massa aksi berhamburan untuk menghindari gas air mata.
Tembakan gas air mata ditembakan oleh aparat dari balik gerbang, serta tembakan yang menyerupai kembang api.
Hingga pukul 18.30 WITA, kondisi di depan DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar massa aksi tampak membakar sampah di tengah jalan.
Sedangkan ambulance, mulai lalu lalang menjemput korban yang berjatuhan, rata-rata pingsan.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur









