Menurut Fahroni, api berasal dari lantai dua rumahnya yang disewakan dan dihuni 6 orang dengan dua kamar. "Saya lagi nonton tivi di lantai bawah bersama anak dan istri, tiba-tiba dengar suara ribut gelas pecah dan suara teriakan, saya pikir anak kost ribut, kemudian saya cek ternyata api sudah besar dan langsung ambil air untuk nyiram, tetapi tidak sempat keburu api membesar," ungkapnya. “Saya langsung menyelamatkan anak dan istri, tidak sempat menyelematkan barang apapun," sambung Roni sapaannya.
Saat api menyala, di lantai dua memang hanya ada satu orang sementara penghuni kost lainnya sedang jalan dan belum pulang. "Saya tidak tahu pasti karena apa, tetapi kemungkinan karena obat nyamuk bakar, penghuni kost memang sering menyalakan obat nyamuk,"papar Roni lagi.
Pelaksana Kasi Operasional Disdamkar Samarinda, Sunardi Siman mengatakan pihaknya mendapatkan laporan sekitar pukul 23.35 Wita kebakaran tersebut di belakan SPBU Pemuda, kemudian langsung menurunkan unit dari posko 1, 2 dan 7 dengan dibantu unsur relawan. "Kurang dari satu jam api dapat dipadamkan," tuturnya.
Untuk dugaan penyebab api, belum diketahui masih dalam penyelidikan kepolisian. "Tetapi, untuk data sementara sebanyak 1 bangunan hangus terbakar dengan 10 pintu yakni 12 jiwa dari 2 kepala keluarga," akata Sunardi. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur