Kita tahu bahwa Solo Batik Carnival adalah salah satu ajang karnaval yang cukup bergengsi dan diperhitungkan di Indonesia serta selalu konsisten melaksanakan selama ini, selain Jember Carnaval dan Etho Banyuwangi.
“Jadi tepat pilihan kita kesini untuk promosi unik, pada tahun lalu kita juga berpartisipasi dengan mengusung tema kain sarung samarinda, dan cukup menjadi perhatian publik serta media nasional, bahwa kain sarung samarinda juga bagus untuk materi dasar karnaval,” Lanjut istri Walikota Samarinda ini bersemangat kepada awak media.
Untuk tahun ini kami mengusung tema Treasure of Samarinda City dengan menurunkan 7 busana karnaval masing-masing : Anjat, Lamin, Tameng & Sumpit, Gong, Pesut Mahakam dan Burung Enggang,
“Dengan kekuatan utama dari rekan-rekan Samarinda Sarung Carnival, kami tahun ini membawa 7 busana karnaval dengan tema Treasure of Samarinda City, untuk promosi ganda masing-masing Batik Samarinda dan juga ada sarung samarinda.” kata Muhammad Faisal pimpinan tim kreatif yang diamanahkan.
Kalau tahun yang lalu kami turunkan 4 busana sarung samarinda masing-masing Lembuswana, Panahan, Sampe dan Kantong Semar dengan bebarapa penari dayak, maka tahun ini ingin lebih baik lagi,
“Kami optimis tahun ini bisa lebih baik dan heboh lagi, sehingga bisa menarik perhatian nasional di acara Solo Batik Carnaval yang ke 12, apalagi kami akan berikan surprise singkat dengan tarian gong Dayak Bahau sebagai pembuka tampilan kami dipanggung nanti dan musik yang keren,” ucap Faisal mantan Kadispar kota Samarinda. (*/kk)