Tambang Batubara Tak Semata Penyebab Banjir di Samarinda
1 menit baca3.042 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Bicara banjir di Samarinda, masyarakat kerap mengaitkan banjir yang terjadi dengan keberadaan tambang batubara yang menjamur di Kota Tepian. Namun menurut Konsultan Masterplan Pengendalian Banjir, Eko Wahyudi, permasalahan banjir di Samarinda bukan hanya tentang tambang saja. Faktanya pembangunan kawasan perumahan lah yang kemudian membuat banyak daerah resapan air berkurang. "Karena kalau kita lihat diatas sana, daerah Benanga keatas itu sudah banyak perumahan. Promosinya bebas banjir, ya karena lokasinya diperbukitan," ucap Eko.
Berdasarkan peta Ruang Tata dan Ruang Wilayah (RTRW) peta Samarinda sudah didominasi dengan warna kuning. Warna kuning tersebut berarti bahwa Samarinda memang sudah didominasi kawasan permukiman. Eko juga menambahkan bahwa banyak penggiat perumahan yang mengabaikan ketentuan yang sudah diatur oleh pemerintah daerah. "Padahal dalam persyaratan sudah diwajibkan harus membangun wadah penampungan air di perumahan. Sehingga debit air yang kesungai bisa diatur," imbuhnya.









