"Disini hujan 1 jam saja sudah banjir, apalagi hujan hingga semalaman. Sudah biasa kena banjir. Berharap ada perhatian pemerintah, juga cuma bisa pasrah. Untung kena hari minggu. Kalau selain Minggu, ya terpaksa libur kerja," ungkap warga Kebon Agung Muhammad Amin (9/6/2019).
Kondisi sama ditemui di Jalan RA Kartini Samarinda Utara dekat SMPN 13. Jalur menuju Bendungan Benanga ini juga banjir hingga sepinggang orang dewasa.
"Jangankan musim hujan, air pasang saja disini sudah banjir," kata salah satu warga sekitar, Sudarmaji.
Diketahui, meski wilayah Lempake Samarinda Utara menjadi daerah rawan banjir semenjak pengembangan wilayah dilakukan 10 tahun terakhir. Banyaknya pembukaan area perumahan dan pemukiman baru, ditambahnya masih adanya aktivitas pertambangan yang tidak disertai dengan perencanaan dan pembangunan saluran drainase yang memadai, semakin memperparah kondisi saat banjir.
"10 tahun lalu kalo banjir, hanya lewat saja. Tak pernah parah dan tinggi. Sekarang, bukan cuma air tapi juga lumpur dari area perumahan yang sedang tahap pembangunan dan bekas area tambang," kata Sudarmaji.
Penulis : Adhi Abdhian
Editor : Hendra