"Pertimbangan di bandara ini yang mendesak salah satunya soal safety. Untuk AFL (Alat Bantu Pendaratan) dialoklasikan tahun ini," ujarnya.
Hal ini dijelaskan pula oleh Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Samarinda, Dodi Dharma Cahyadi. Sedianya, alat bantu pendaratan lain, yakni PAPI atau Precision Approach Path Indicator sudah terpasang akhir Mei lalu.
PAPI merupakan alat bantu visual yang menyediakan informasi panduan untuk membantu pilot dalam mempertahankan posisi pesawat dengan pendekatan yang benar ketika melakukan pendaratan.
"31 Mei kemarin PAPI sudah selesai (dipasang). Setelah lebaran, akan optimalisasi untuk AFL," kata Dodi.
Kegiatan penambahan alat keselematan penerbangan, lanjut Dodi sudah diajukan dan sudah disetujui oleh Dirjen. Setelahnya, serangkaian alat bantu penerbangan lainnya akan segera dipasang.
"Nantinya akan ada Foot Light untuk runway dan taxy way. Akan disupport dari dana optimalisasi Kemenhub dari APBN sekitar Rp20 miliar," papar Dodi.
Penulis : Rusdi
Editor : Hendra