Anggaran KONI Samarinda Belum Jelas
1 menit baca2.062 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Meski kejelasan pelaksanaan Musorkotlub Sudah mendapat titik terang, tetapi kekhawatiran akan ketiadaan kucuran anggaran untuk operasional KONI Samarinda, masih menebal.
Mepetnya waktu pengajuan dan belum finalnya penetapan ketua KONI Samarinda, menjadi alasan anggaran tersebut kembali tak didapatkan. Apalagi dalam AD ART KONI Samarinda, pengajuan anggaran pada APBD itu hanya boleh diteken oleh Ketua definitif KONI. Sedangkan KONI saat ini sementara dipimpin oleh Aspiannoor Noor Poseng sebagai Plt. Ketua.
“Kami tetap optimistis untuk mengejar pengajuan anggaran itu. Karena sangat memengaruhi pergerakan pembinaan olehraga Samarinda kedepannya,” ungkap Sekretaris Umum KONI Samarinda, Arafat Zulkarnain kepada korankaltim.com beberapa waktu lalu.
Persoalan anggaran dalam 3 tahun belakangan, menghantui KONI Samarinda. Selama itu pula badan pengelola dan pembinaan olahraga kota tepian ini, tak ‘rutin’ diguyur anggaran APBD. KONI Samarinda hanya dibantu pada APBD perubahan tahun 2017 sebesar Rp 2 miliar dan 2018 sebesar Rp 10,1 miliar yang digunakan untuk persiapan porprov.
Imbasnya sangat terasa. Pada perhelatan Poprpov 2018 lalu, Samarinda kehilangan gelar sebagai juara bertahan. Kondisi yang juga membuat Ketua KONI Samarinda saat itu Ade Sukma Yudhy Mengundurkan diri. Tak ingin kembali kecolongan pengurus KONI Samarinda piun bergerak cepat. Dalam beberapa hari kedepan mereka berencana menyambangi pemkot Samarinda untuk mencari solusi terkait anggaran tersebut. Apakah pengajuan itu bisa direvisi diajukan oleh plt. Ketua KONI Samarinda saat ini yakni Aspian Noor Poseng atau tidak. “Kalau kondisi itu bisa diterima oleh pemkot, berarti siapapun yang terpilih pada Musorkotlub, tinggal menindaklanjuti saja. Harapan kami semoga bisa begitu,” harapnya.
Permintaan itu tentu saja akan sangat diperjuangkan pihaknya, mengingat pengajuan anggaran APBD Perubahan dan murni untuk 2010 mendatang, waktunya hampir bersamaan. (*)
Penulis: * / Adhy Abdhian
Editor: Aspian Nur









