Penolakan Pabrik Semen Masih Bergulir
1 menit baca1.341 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Frans Antonius Manurung salahsatu wisudawan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda mendukung penolakan pembangunan pabrik semen di Karst Sangkulirang, Mangkalihat. "Kalo karst itu hancur, berarti sumber mata air juga hancur, cagar budaya, pariwisata akan rusak apabila adanya pembangunan pabrik semen disitu, karena akan berakibat pencemaran lingkungan sehingga sepakat untuk menolak pabrik semen,"ucap Frans, Sabtu (30/3/2019), Depan Gor 27 September Unmul, Samarinda.
Sementara itu Koordinator Aksi AMPK (Aliansi Mahasiswa Peduli Karst) Kaltim, Andi Muhammad Akbar menyampaikan jika pihaknya menggelar aksi membentangkan spanduk dan membagikan selebaran kepada pengguna jalan bertepatan dengan wisuda Unmul yang dihadiri gubernur kaltim.









