"Kami (GAPKI) mengharapkan Maloy bisa terealisasi
cepat. Karena untuk ekspor, masih lewat Kariangau, Balikpapan atau lewat
Surabaya," ujarnya ditemui disela Musyawarah Cabang GAPKI Kaltim di
Samarinda Jumat (25/01/3019) pagi.
Ia menyebut, jika Maloy sudah diresmikan dan beroperasi maka
kegiatan ekspor bisa terfokus dan lebih efisien.
"Yang pasti, harga (ekspor) bisa di tingkatkan,"
paparnya.
"GAPKI tentu mau ke sana karena satu pintu dan lebih
mudah. Yang perlu di perhatikan transportasi menuju ke sana. Dulu kan
dicanangkan Gubernur Awang Faroek lewat kereta api," tambahnya.
Selanjutnya, jika sudah beroperasi nantinya pengusaha akan
didorong untuk melalukan hilirisasi industri.
"Kami dan pemerintah mendorong hilirisasi, jadi tidak
hanya CPO. Jadi kalau masuk Maloy bisa dorong ke industri minyak goreng yang
potensial, kalau seperti sabun masih susah," ungkapnya.
Penulis : Rusdi
Editor : Firman Hidayat