Konsumsi Rokok di Kaltim Tinggi, Hampir Mengalahkan Beras
1 menit baca811 kali dibaca

SAMARINDA - Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat pengeluaran untuk rokok filter pada penduduk miskin di Kaltim berada pada urutan kedua terbanyak setelah beras. Secara rinci, pada penduduk miskin di pedesaan angkanya 17,54 persen. Sementara di perkotaan 9,07 persen dari total pengeluaran untuk kategori makanan.
Kepala BPS Kaltim Atqo Mardiyanto menjelaskan, sedianya perkara tingginya konsumsi rokok pada penduduk miskin bukan cuma masalah Kaltim. Secara nasional, konsumsi rokok juga berada tepat di bawah pengeluaran untuk beras. “Itulah tugas instansi terkait untuk mensosialisasikan, bagaimana mengurangi konsumsi rokok yang lebih gencar,” katanya.










