Kata dia, usia 62 tahun bukan usia yang muda. Jika disamakan dengan usia hidup seseorang saat ini, kata dia usia 62 tahun tentunya telah banyak perubahan yang telah terjadi. Akan tetapi, lanjutnya masih banyak kekurangan dan ketertinggalan yang harus diperbaiki di Kaltim.
"Oleh karena itu kita harus bekerja keras. Dan secara bersama sama membangun Provinsi Kaltim secara lahir dan bathin. Dan mampu berdaulat,” kata Isran dihadapan para anggota dewan dan tamu undangan lainya di Gedung Utama DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar Samarinda tadi pagi.
Lanjutnya dengan peringatan ke-62 Kaltim pada tahun 2019 ini, agar mampu mewujudkan Kaltim berdaulat untuk Indonesia sejahtera.
"Oleh karena itu sebagai perwujudan visi RPJMD Kaltim 2018-2023, ada lima visi untuk mencapai kedaulatan itu, yakni kedaulatan SDM, pembangunan infrastruktur, SDA, mewujudkan kemandirian ekonomi kerakyatan dan terahir Kaltim mampu berintegritas dalam pemerintahan, hukum dan keadilan sosial demi terciptanya kedamaian dan ketertiban umum," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Isran tak lupa mengucapkan terimakasih kepada rakyat Kaltim. Kata dia masih banyak tantangan pembangunan ke depan, maka dari itu Isran berharap ada dukungan anggota dewan yang ada di Gedung Karang Paci.
"Saya berharap pelaksanaan pembagunan kedepan juga terus mendapat dukungan dan pengawalan dari jajaran anggota DPRD Kaltim. Sehingga terget dan sasaran pembangunan bisa berjalan maksimal dan lebih baik dan berkah, "imbuhnya.
Penulis: Sabri
Editor: Firman Hidayat