Warga Bukit Barisan Samarinda Harus Begadang Untuk Mendapatkan Air PDAM
1 menit baca3.921 kali dibaca

SAMARINDA - Bermukim di tengah kota dan berdekatan dengan Kantor PDAM, tak menjamin fasilitas pelayanan saluran air bakal lancar. Inilah yang dirasakan warga yang bermukim di Jalan Bukit Barisan RT 33, Samarinda Ulu. Selama puluhan tahun mereka tinggal di sana, tidak pernah merasakan aliran air PDAM secara lancar. Artinya hanya mengalir pada jam-jam tertentu saja.
“Mau tidak mau kita harus begadang untuk jaga air. Bahkan sampai tiap malam. Kadang ngalirnya jam 10 malam (22.00 WITA, Red). Kadang juga subuh baru ngalir, tapi hanya sebentar,” ujar Windy, warga setempat.










