Dilanjutkannya, saat ini ada 3 lembaga pendidikan di bawah naungan BPIC Kaltim, di antaranya yaitu KB (Kelompok Bermain) TK (Taman Kanak-Kanak), SD dan TPQ Islamic Center. Sedangkan SMP rencananya dalam waktu dekat akan segera dibuka.
“Selain untuk menambah jenjang pendidikan yang sudah ada di Islamic Center, didirikannya SMP Islamic Center juga karena tingginya minat orang tua yang ingin melanjutkan pendidikan anaknya di lingkungan masjid termegah dan terbesar kedua di Asia Tenggara tersebut,” tutur Musyahrim.
Rizal mengaku akan menguatkan program-program SMP sebagai ciri sekolah islami, diantaranya program tahfidzul quran, kelas qari dan kelas bakat. “SMP Islamic Center akan melanjutkan program-program dari satuan pendidikan di Islamic Center sebelumnya sebagai bentuk sinergisitas pendidikan yang kemudian ditambah dengan program pendukung sesuai dengan analisis kebutuhan masyarakat. Saya yakin bahwa dengan izin Allah, kelak SMP Islamic Center akan menjadi ikon pendidikan Islam di Kaltim,” ungkapnya.
Rizal sebelumnya telah memimpin SD Islamic Center selama lebih dari tiga tahun. Dia berhasil mengantar SD Islamic Center meraih nilai akreditasi A pada tahun ini. Dirinya yakin antusiasme masyarakat terhadap keberadaan SMP Islamic Center akan membawa perubahan yang baik bagi semua pihak. “Rencananya pendaftaran penerimaan peserta didik baru akan dilaksanakan mulai awal januari 2019 mendatang,” ungkap pria asal Muara Badak tersebut. (kk)