Untuk posisi Wawali Samarinda, Jamal menilai Nasdem lebih pas yang mengantinya, sebab hanya melanjutkan posisi almarhum Nusyirwan. “Kalau secara bijak Nasdem yang harus menduduki pososis tersebut, karena cerintanya ini melanjutkan kadernya yang meninggal dari partai yang sama. Tapi itulah politik semua orang berkepentingan. Semua ingin menduduki jabatan itu dengan berbagai argumentasi,”katanya.
Namun, Jamal tetap mempersilahkan partai pengusung akan mengajukan nama. Nantinya kata dia, DPRD Kota Samarinda yang akan menentukan siapa yang akan menjadi Wawali Samarinda melalui rapat paripurna. Jamal pun berharap agar DPRD Samarinda secepatnya bersikap. Sebelumnya. Nasdem sudah mengajukan nama Zaefuddin Zuhri sebagai calon Wawali Samarinda. Sementara dari PKS ada Sarwono.
“Mestinya DPRD bersikap. DPRD kan ini mitra kerja pemerintahan daerah untuk menentukan sikap. Kecuali di DPRD lain lagi pemikiranya.”saran Jamal.
Sebelumnya Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang pernah berstetmen, bahwa tanpa Wakil roda pemerintahan tetap jalan.
“Meskipun Jaang pernah mengatakan tanpa wakil walikota, pemerintahan bisa jalan. Tapi menurut undang-undang memungkinkan dilakukan pergantian.”katanya. “Roda pemerintahan akan lebih efektif jika semua berpikir, dibanding satu orang yang berfikir,”sambungnya
Sekedar diketahui masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Samarinda berahir pada tahun 2021. (sab)