Infomasi yang diperoleh, pelaku bernama Hasbi berusia 39 tahun, menodong pedagang toko sembako menggunakan sebuah pisau dapur. Awalnya, duda satu anak tersebut datang ke took untuk membeli makanan ringan. “Saya beli wafer, setelah itu saya makan di depan toko,” kata Hasbi, ditemui di Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda, Jalan Yos Sudarso, kemarin. Sambil duduk menikmati makanan yang dia beli, niat jahatnya tiba-tiba timbul. “Entah kenapa saya langsung punya niat itu (menodong), saya kembali masuk ke toko, saya mau minta uang rencananya” ungkapnya.
Pria yang memiliki tato di lengan kirinya itu lalu mencabut sebuah pisau yang disimpan di kantong celana bagian belakang lalu mengarahkannya ke korban. “Diam-diam” ucap Hasbi membentak korban. Ancaman dari pelaku tidak membuat korban diam, dia malah berteriak minta tolong, membuat Hasbi ketakutan dan melarikan diri.
Warga Jalan Dr Sutomo, Kecamatan Samarinda Ulu itu langsung menuju ke motornya. Sial, mesin motor yang dia gunakan tidak mau hidup kendati sudah di starter berulang-ulang. “Saya lari, tapi dikejar dan tertangkap,” ucapnya.
Hujaman bogem mentah dari sejumlah warga membuat wajah Hasbi babak belur. Aparat kepolisian tiba dan mengamankannya. “Ia, pelakunya sedang menjalani pemeriksaan di kantor (Polsek KP Samarinda),” kata Kanit Reskrim Polsek KP Samarinda, Ipda Abdillah Dalimunthe. (dor)