Berbeda dengan urusan Rumah Sakit Islam Samarinda, untuk masjid memang perlu ada telaahan lebih lanjut.
"Proyek tidak cuma masjid, semua banyak yang dievaluasi. Termasuk program yang menurut perhitungan saya dengan pak Hadi yang belum menyentuh banyak kepentingan masyarakat bawah, kami akan evaluasi semua," tukasnya ditemui usai menghadiri Malam Pisah Sambut Pj Gubernur Kaltim dan Gubernur Kaltim di Plenary Hall Kompleks GOR Madya Sempaja, Jumat (05/10/2018) malam.
Ditanya tanggapannya terhadap sejumlah Ormas yang memberikan dukungan, Isran justru menyebut pembangunan masjid bukan perkara setuju tak setuju.
"Sepanjang dia (pembangunannya) masih sesuai prosedur, saya nda ada masalah. Ini bukan persoalan setuju nda setuju. Sepanjang prosedurnya benar, misalnya dalam SKB itu menyebutkan minimal 60 orang masyarakat disekitarnya setuju tanda tangan. Kalau sudah setuju, kemudian harus dapat rekomendasi dari FKUB, nah udah itu disampaikan ke wali kota, wali kota terbitkan IMB. Kalau sudah selesai semua itu tidak ada masalah," ungkapnya.
Ulasan lebih lengkap bisa dibaca di Koran Kaltim edisi cetak Senin, 7 Oktober 2018.
Penulis : Rusdi
Editor: Firman Hidayat