Menurut pengakuan, Camat Palaran, Suwarso bahwa pihaknya sudah sering mengusulkan di Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Namun, sampai sekarang belum terwujud.
“Sudah beberapa kali disampaikan di Musrenbang. Mungkin belum ada anggarannya,” ujarnya.
Diakuinya, sembari menunggu pemerintah untuk memasang rambu-rambu lalu lintas.
Dia menuturkan masyarakat melalui swadaya sudah pernah memasang rambu lalu lintas batas kecepatan dan peringatan jalur di pemukiman.
Karena, setiap hari kontainer bermuatan ratusan ton kerap melintas jalan itu. Sehingga warga berinisiatif memasang rambu secara swadaya.
“Pasang rambunya tidak permanen. Akan tetapi disitu digambarkan tentang maksimum kecepatan, serta imbauan tidak ngebut di daerah pemukiman,” terangnya.
Selain rambu-rambu lalu lintas, ternyata di Jalan Ampera pun minim lampu penerangan jalan umum (LPJU).
Seperti dituturkan salah satu warga Palaran mengatakan sudah lama disini (Jalan Ampera) tidak dipasang lampu penerangan.
Walaupun setiap hari ada kendaraan hilir mudik melintas. Tetap saja dirasakan masih kurang penerangan. “Kalau masalah gelap pasti gelap. Walau ada kendaraan sering melintas. Kami berharap setidaknya ada lampu penerangan disepanjang jalan,” tuturnya. (sn318)