2018, Defisit Masih Jadi Momok
1 menit baca2.747 kali dibaca

SAMARINDA – Menjelang pembahasan APBD Perubahan, nyatanya Pemkot Samarinda belum bisa menghirup napas panjang, sebab defisit anggaran masih menghantui kondisi fiskal anggaran daerah. Pasalnya hal ini merujuk pada kewajiban Pemkot Samarinda mengembalikan dana lebih salur sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) bernomor 62/PMK.07/2016 tentang Kurang Bayar dan Lebih Salur Dana Bagi Hasil (DBH) senilai Rp171 miliar.
Padahal APBD Samarinda Rp2,4 triliun, lama kelamaan kian menipis dengan berkurangnya DBH dengan sistem pembayaran Rp35-35-30 miliar. Menurut Asisten I Setda Kota Samarinda Hermanto mengungkapkan keadaan ini akan berlangsung hingga menjelang APBD murni 2018.









