Sebelum menghembuskan nafas terakhir, bapak lima anak
tersebut menjalani perawatan insentif selama 8 bulan di RSUD AW Syahranie, di
rumah sakit Makassar hingga ke Kuala Lumpur karena mengidap penyakit kanker
hati.
Anak keempat almarhum, Hisyam menyampaikan mohon dimaafkan
segala kesalahan almarhum semasa hidupnya dalam pergaulan sehari - hari.
“Kami semua keluarga sangat terpukul dan sedih mendalam.
Untuk tanda - tanda tidak ada, karena Bapak (Waris Husain) sudah menjalani pengobatan selama 8 bulan belakangan
ini. Kami sekeluarga sudah ikhlas dan kami mohon dimaafkan kesalahannya,” ucap
Hisyam.
Sejumlah penjabat pemerintah kota, provinsi, Ketua DPRD
Samarinda Alphad Syarif dan gubernur terpilih Isran Noor serta wakil gubernur
terpilih Hadi Mulyadi nampak hadir.
Dikonfirmasi Gubernur Terpilih Isran Noor mengatakan sosok
almarhum merupakan panutan dan kawan yang sangat baik serta bersahaja.
Bahkan, Isran mengaku sewaktu dirinya hendak mengikuti studi
di Perancis, almarhum membantu dirinya secara finansial.
“Banyak kenangan yang ngga bisa diceritakan. Beliau seperti
orangtua sendiri dan guru bagi saya. Ilmu birokrat banyak saya peroleh dari
beliau. Terpenting beliau sangat sayang sama saya,” kata Isran.
Terpisah, Ketua DPRD Samarinda, Alphad Syarif yang masih
memiliki hubungan keluarga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam.
Apalagi Waris Husrin merupakan sosok yang sangat berjasa dalam pembangunan Kota
Samarinda, salah satunya memperoleh Aga Khan dikawasan Citra Niaga.
“Beliau adalah kakek saya. Selalu memberikan inovasi dan
inspirasi untuk maju kedepan. Dengan sifatnya yang sabar dan suka dengan
kebersihan,” ucap Alphad.
Penulis : Santi
Editor: Firman Hidayat