“Baru beberapa hari ini kembali berjualan. Karena stok ayam yang kosong,” kata Hj Siyah, salah satu pedagang di Pasar Segiri.
Ia mengakui tidak mengetahui persis mengapa sampai terjadi kekosongan stok ayam. Sebab dirinya hanya menerima dari pengepul dan dibagi - bagi dengan pedagang lainnya.
“Kurang tahu penyebab kosongnya stok ayam,” ucapnya lagi.
Namun dia mengaku, akibat kosongnya stok ayam tersebut ia dan rekan pedagang lainnya mengalami penurunan omset.
“Rata - rata pelanggan kami dari pemilik usaha rumah makan. Ya, kalau mereka yang membeli otomatis kami tidak menjual untuk masyarakat rumah tangga. Karena habis diborong sama pemilik rumah makan,” terangnya.
Untuk harga ayam berkisar Rp 60 perekornya ukuran sedang. Sementara ukuran besar dihargai Rp 80 ribu perekornya.
“Kalau harga masih seperti Lebaran lalu. Mungkin karena stok ayam kosong berimbas pada kenaikan harga,” tuturnya. (sn318)