Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Samarinda Sutrisno menjelaskan, berdasarkan hasil Rukyatul Hilal yang dilakukan di Top Floor (lantai 8) Hotel Mesra Samarinda, hilal tidak nampak.
"Berdasarkan Rukyatul Hilal tidak nampak, karena terhalang awan tebal di sebelah barat. Namun dengan metode Hisab, Hilal sudah berada pada posisi positif 6 derajat, 31 menit dan 21 detik," ujarnya ditemui korankaltim.com usai mengikuti rapat.
Berdasarkan hasil hisab dan pemantauan tersebut, lanjut Sutrisno bisa disimpulkan bahwa setelah matahari terbenam pada Kamis (14/6) , sudah masuk 1 Syawal 1439 Hijriyah.
"Berdasarkan hisab besok sudah masuk 1 Syawal, tapi penentuan 1 Syawal kita akan mengikuti hasil keputusan dari Rapat Sidang Isbat di Kementerian Agama Jakarta," paparnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Samarinda Masdar Amin mengatakan hasil pemantauan dan rapat di Samarinda akan dilaporkan kepada Kanwil Kemenag Kaltim.
"Untuk selanjutnya di teruskan ke Pak Menteri di Jakarta," ungkapnya.
penulis : Rusdi
Editor : Desman Minang