Salah satunya Yudiansyah (45) anak dari pemilik rumah yang terbakar menuturkan bahwasanya rumah peninggalan almarhum orangtuanya tersebut sudah berdiri sejak tahun 70-an dan semua bahannya dari kayu ulin.
“Kebetulan saya tinggal di Perumahan Korpri Loa Bakung. Yang, tinggal disini sanak keluarga dan saat ini mereka sebagian menumpang dirumah dan mencari tempat kos-kosan,” ujar Yudiansyah, Senin (11/6).
Ia mengatakan pada saat kejadian sanak keluarga masih asyik tertidur pulas. Sehingga tidak sempat menyelamatkan apapun. “Kejadiaannya kan pagi tuh. Mereka semua masih tertidur dan dibangunkan warga. Sontak mereka kaget dan langsung keluar rumah tanpa memikirkan apapun,” terangnya.
Apalagi, dikatakannya persiapan menyambut lebaran pun sudah dipersiapkan. Seperti memperbaiki rumah (cat), membelikan baju lebaran untuk anak–anak. “Ya, namanya musibah kami tidak bisa berbuat apa –apa. Lebaran tahun ini tidak bisa apa–apa semuanya sudah ludes dan memikirkan tempat tinggal dan mengurus surat–surat itu yang terpenting,” tandasnya. (sn318)