Salah satu pengunjung pasar tersebut Noni menuturkan setiap tahun selalu mencari menu berbuka puasa disini. Karena, menu makanan yang ditawarkan begitu banyak dan harganya pun terjangkau. “Kebetulan kalau sepulang dari kantor selalu mampir dulu ke sini, untuk mencari menu berbuka,” kata Noni.
Sementara itu, Tandu pedagang minuman es mangga kekinian mengaku setiap tahun selalu berjualan di sini. Ramainya pengunjung di Pasar Ramadan kali ini omset penjualannya mengalami peningkatan dibandingkan dengan hari biasanya. “Kalau hari biasa hanya mampu menjual beberapa gelas es mangga saja. Berbeda pada saat puasa bisa menjual hingga puluhan gelas es mangga seharga Rp25 ribu,” ujarnya.
Ia sudah menyiapkan stok buah mangga jauh–jauh hari untuk mengantisipasi lonjakan permintaan ke agen buah tempat biasa dia berlangganan. “Melihat animo tahun lalu, kami pun sudah mengantisipasi menyediakan buah mangga sebagai bahan dasar es sebanyak-banyaknya,” terangnya.
Untuk omset perharinya, ia mengatakan bisa meraup Rp2 juta. Terutama pada saat musim panas permintaan untuk es mangga yang ditawarkan meningkat. “Alhamdulillah berkah selama Ramadan. Karena banyaknya permintaan ini terkadang kewalahan menangani sehingga memperkerjakan orang untuk membantunya,” ungkapnya. (sn318)