Isran Noor berjanji akan mengembalikan formulir dan persyaratan pada Jumat (7/7) mendatang, dan menyatakan diri siap mengikuti tahapan ditetapkan Hanura, yakni penyampaian visi dan misi dihadapan jajaran pengurus DPD, DPC Hanura se-Kaltim.
“Isran sangat berharap bisa diusung Partai Hanura menuju perhelatan Pilgub Kaltim pada Juni 2018 nanti. Hal itu sekaligus menunjukkan sikap optimistis bisa menggunakan perahu Hanura,” kata Hadi kepada Koran Kaltim, sore kemarin.
Tak hanya Isran, tim sukses Jaang, Bowo juga mengaku sangat yakin jika Hanura Kaltim bakal mendaulat pasangan calon gubernur Demokrat Kaltim itu. Namun, Hadi menyebut tim sukses Jaang belum dapat memastikan kapan mengembalikan formulir dan persyaratan. Meski tetap berjanji secepatnya menyerahkan formulir disertai 22 berkas persyaratan yang ditetapkan Hanura.
Sekitar Pukul 15.45 WITA, utusan Rita Widyasari yang juga Ketua DPD Golkar Kaltim datang mengambil formulir. Rita diwakili Abrianto Amin. Dalam pertemuan itu, Hadi membeber pernyataan Abrianto yang mengaku sejak awal Rita Widyasari telah mengincar Hanura. Bahkan, tim sukses Rita Widyasari itu juga mengungkap selama ini telah terjalin hubungan emosional antara Golkar dan Hanura di Kaltim.
“Rita juga optimistis diusung Hanura. Dengan Hanura, Rita akan all out memenangkan pertarungan di Pilgub Kaltim 2018-2023,” sebut Hadi lagi.
Hadi berharap, hari kedua hingga berakhirnya pendaftaran, makin banyak bakal calon yang datang untuk mengambil formulir. Karena, sesuai keputusan partai, pendaftaran tersebut tidak dipungut biaya alias gratis. Dengan harapan dapat menampung lebih banyak pilihan kandidat untuk diusung dan didukung perebutkan kursi nomor 1 dan 2 di Kaltim. (ca)