Kedatangan Kiai Said Aqil ke Samarinda tidak lain untuk membuka rangkaian kegiatan Konferwil IX PWNU yang dipusatkan di Ponpes Mujahidin, Samarinda Seberang. Menurut Kiai Boechori yang juga Wakil Ketua Tanfidz PWNU Kaltim, pembukaan Konferwil IX akan dihadiri sekitar tiga ribu orang.
Adapun kegiatan yang akan berjalan pada Konferwil IX selain memilih Ketua Tanfidz PWNU Kaltim masa khidmat 2018-2023 yang saat ini diamanahkan kepada Kiai Rasyid tersebut, juga akan dilaksanakan istighotsah dan bahtsul masail.
Konferwil IX PWNU Kaltim akan dihadiri 150 peserta yang berasal dari PCNU se-Kaltim dan BAan Otonom (Banom) NU.
Sementara itu Ketua Tanfidz PWNU Kaltim, Kiai Rasyid mengungkapkan saat ini persiapan sudah hampir rampung. Ia berharap, pemimpin Tanfidziah NU Kaltim selanjutnya harus memiliki kemampuan yang merupakan kombinasi dari keulamaan dan kemampuan manajerail.
“Perpaduan antara keulaman dan kemampuan manajerial, artinya Suriah itu memang ranahnya ulama, untuk Tanfidziah itu tidak harus ulama yang jadi, kalau yang harus ualama itu Suriahnya,” tukasnya dikonfirmasi Koran Kaltim kemarin.
Yang menjadi pekerjaan rumah ke depan, kata dia saat ini masih ada beberapa cabang yang belum bisa merampungkan kepengurusan. Kendalanya, karena ada kecamatan yang mayoritas non muslim.
“Kepengurusan sudah merata semua cabang sudah ada kepengurusannya, cuma cabang itu tidak bisa memenuhi semua kecamatannya, karena ada yang mayoritasnya ada yang tidak semua muslim, tapi kalau di perkotaan aman, bahkan sampai tingkat kelurahan,” tandasnya. (rs)