161 Tahanan Polresta Diberi Antibiotik
1 menit baca917 kali dibaca
SAMARINDA – Setelah salah satu tahanan berinisial SH (22) dinyatakan positif terjangkit difteri usai mejalani pemeriksaan kesehatan di RSUD AW Sjahranie Samarinda, jajaran Polresta Samarinda kian meningkatkan kewaspadaan agar tahanan yang lainnya tidak terjangkit penyakit mematikan itu. Setelah para tahanan diperiksa kesehatannya guna memastikan mereka tidak terjangkit difteri, kali ini, mereka juga diberi antibiotik.
“Hari ini (kemarin,red) sebanyak 161 tahanan diberikan antibiotik untuk menambah kekebalan tubuh mereka, sambil kita menunggu jika nanti dilakukan vaksin,” kata Kasubbag Humas Polresta Samarinda, Ipda Danovan, Kamis (18/1). Kemarin, para tahanan juga kembali diperiksa kesehatannya oleh Urdokkes Polresta Samarinda.
“Rutin kita lakukan pemeriksaan kesehatan, kita tidak menemukan ada yang positif lagi (positif difteri),” tandansya. Guna menghindari penularan penyakit, Danovan mengimbau kepada para keluarga tahanan yang akan membesuk agar menggunakan masker.
“Supaya penyakit yang dari luar tidak menular ke tahanan, pun sebaliknya jika ada tahanan yang sakit tidak menular, jadi pakai masker. Anggota kita yang melakukan penjagaan tahanan juga menggunakan masker,” paparnya.
Sementara itu, tahanan kasus narkoba berinsial SH yang positif difteri, saat ini masih menjalani perawatan di RSUD AW Sjahranie Samarinda. “Masih dirawat, diisolasi biar tidak menular penyakitnya,” pungkasnya.
Selama menjalani perawatan, SH dalam pengawalan ketat polisi. “Ada anggota kita dari Sat Sabhara yang melakukan penjagaan,” demikian Danovan. (dor)








