Polder Air Hitam Tak Dapat Anggaran
1 menit baca6.148 kali dibaca
SAMARINDA – Sejak dibangun tahun 2004 silam, hingga kini Polder Air Hitam tak pernah dikeruk hingga terjadi penumpukan sedimen. Padahal polder seluas empat hektare tersebut seharusnya menjadi kolam pengendalian banjir. Hanya saja pengerukan pun dinilai tidak akan maksimal tanpa dilakukan pembangunan permanen. Sebab yang terjadi saat ini Konstruksinya masih berupa susunan batu gunung. Sehingga, bila dikeruk akan berdampak buruk pada konstruksinya.
Menanggapi hal ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda Hero Mardanus mengaku sudah mengusulkan kegiatan ini untuk mendapat kucuran dalam APBD 2018.









