Tinggal 20 Persen, Pajak Restoran Dikebut
1 menit baca1.283 kali dibaca
SAMARINDA – Sebagai instansi penggenjot pajak, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samarinda diminta memaksimalkan kinerjanya dalam memenuhi target pendapatan daerah, di tengah keterbatasan anggaran. Kepala Bapenda Samarinda Hermanus Barus mengaku sudah berupaya untuk menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Salah satunya kami sudah memasang tapping box di beberapa restoran dan rumah makan. Karena saat ini peluang menggenjot PAD ada pada kuliner,” ujar Hermanus.
Ia menyebutkan hingga November lalu, pencapaian pajak dari restoran dan rumah makan mencapai Rp38,29 miliar. Sedangkan target Hermanus tahun ini Rp44,5 miliar.
“Pajak dari bidang ini (restoran dan rumah makan) sudah memenuhi target sekitar 86 persen jadi kurang dari 20 persen lagi akan kami maksimalkan dalam penggunaan tapping box,” jelasnya.
Namun, lanjut Hermanus tidak semua bisa menggunakan tapping box. Padahal Bapenda sudah melelang 30 unit tapping box belum lama ini.
“Yang baru dipasang hanya 5 unit. sekarang evaluasi masih berproses. Tidak semua tempat cocok dipasang (tapping box). Tapi dalam waktu dekat akan kami tambah lagi pemasangan tapping box, rencanya ada 4 unit lagi,” sebutnya.
Meski begitu, keempat unit yang sudah disiapkan Bapenda tidak bisa serta merta langsung dipasang. Lantaran menurut Hermanus ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memasang tapping box di suatu restoran maupun tempat makan.
“Yang pasti kesiapan alat penunjang juga harus diperhatikan. Makanya perlu ada evaluasi selama sebulan dan tempat itu diuji coba dulu. Karena harus menggunakan sim card yang mencatat secara otomatis dalam setiap transaksi,” urainya.
Meski begitu, belum banyak memasang tapping box ia berharap menjelang akhir tahun ini dapat mencapai target pendapatan senilai Rp2,4 miliar. Sebab nilai tapping box perunitnya saja sudah menghabiskan anggaran Rp 9 juta per unit.
“Ya semoga kami bisa memaksimalkan kerja dengan adanya tapping box ini,” tutup Hermanus. (ms)









