“Mereka menawarkan alat kepada kita. Keunggulan alat WTP Mandiri ini efisiensi bahan kimia dan ramah lingkungan.” ujar Lukman.
Sementara itu, Direktur Utama PT BLUE Johan menjelaskan, dengan sistim pengolahan air portable automatic water treatment Plant (WTP), sistem tersebut sudah dilengkapi dengan sistem elektro flokulasi dan elektro chlorinasi sebagai bagian dari sistem pengolahan air untuk diolah menjadi air bersih.
“Bahan air bakunya bisa dari air sumur bor dan air permukaan sungai untuk diolah menjadi air bersih. WTP Portable mandiri ini sangat mudah diaplikasikan pada lokasi tertentu yang membutuhkan pengolahan air baku menjadi air bersih karena didukung sistem elektro Flokulasi dan elektro chlorinasi,” kata Johan.
Namun demikian, apakah PDAM akan menggunakan sistem tersebut dalam waktu dekat, Lukman mengatakan semua masih dalam proses pengkajian lebih lanjut. Hadir dalam presentasi Direktur Utama Alimudin,. Direktur Umum dan Keuangan H Yusriansyah, Kabag Umum, Kabag Produksi, Kepala UPW 2, dan para Kepala Seksi IPA Cendana, IPA Gn Lipan, IPA Loa Bakung, IPA Tirta Kencana, IPA Selili dan IPA Samarinda Seberang, serta Kasi dan Staf Laboratorium Induk. (*/rs)