Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong tata kelola penganggaran dan pembangunan daerah yang lebih baik ke depan.
Nanda menyampaikan, PDI Perjuangan merupakan salah satu fraksi yang mengusulkan penggunaan hak angket. Oleh karena itu, partainya siap mengawal proses tersebut hingga pembahasan di tingkat paripurna.
“PDI Perjuangan adalah salah satu fraksi yang mengusulkan hak angket. Kami siap membawa dan memperjuangkan usulan hak angket itu dalam rapat paripurna,” ujar Nanda, Minggu (31/5/2026).
Ia menekankan, semangat yang dibawa fraksinya sejalan dengan harapan masyarakat Kaltim yang menginginkan adanya perubahan dan perbaikan dalam proses penganggaran maupun pelaksanaan pembangunan daerah.
“Yang harus digarisbawahi adalah semangat kami sama dengan semangat teman-teman dan masyarakat. Kami ingin perubahan yang lebih baik ke depannya dalam rangka penganggaran dan pembangunan Kaltim,” katanya.
Sementara itu, mengenai rencana rapat paripurna pembahasan hak angket yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Juni 2026. Nanda optimistis, seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan akan hadir sehingga proses pembahasan dapat berjalan lancar.
Menurutnya, hingga saat ini fraksi belum menggelar rapat internal pasca-Badan Musyawarah (Banmus) dan rapat paripurna. Namun, jadwal pembahasan telah disesuaikan setelah masa reses sehingga seluruh anggota DPRD diperkirakan sudah kembali berada di Samarinda.
“Kami memang belum mengadakan rapat fraksi setelah Banmus dan rapat paripurna. Namun tentunya semua akan hadir. Jadwalnya juga sudah disesuaikan setelah masa reses, sehingga seluruh anggota sudah berada di Samarinda. PDI Perjuangan pasti hadir,” tutupnya.
Editor: Erwin