Dukungan Edi Damansyah untuk Petani Bangkitkan Asa di Sungai Bawang
3 menit baca105 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, MUARA BADAK - Di bawah naungan Lamin Sungai Bawang yang kaya dengan ukiran tradisional, suasana kampanye Edi Damansyah berubah menjadi momen yang sarat makna. Di sana, bukan hanya tentang sebuah janji politik, melainkan pertemuan yang hangat antara seorang pemimpin dan rakyatnya. Ornamen khas Dayak menghiasi dinding lamin, seolah ikut menyaksikan percakapan yang berlangsung di dalamnya. Warga yang datang sebagian besar adalah petani, para pekerja keras yang bergantung pada tanah untuk kehidupan sehari-hari. Mereka tampak menyatu dalam balutan kaos kampanye, dengan sorot mata penuh harapan.
Seorang petani maju ke depan, melontarkan suara hatinya yang selama ini mungkin hanya terpendam di ladang-ladang kering. “Yang ingin saya sampaikan adalah tentang pertanian, Pak. Di wilayah Sungai Bawang, mayoritas penduduknya adalah petani, dan kami hanya bisa bercocok tanam di ladang,” ungkapnya, suara yang bercampur antara rasa hormat dan kegelisahan. Ada keinginan besar untuk memperbaiki nasib, namun terbentur keterbatasan lahan dan pengetahuan. Mereka ingin menanam padi di sawah, namun kendala teknis masih menghalangi langkah mereka. Pematang sawah yang belum tersedia, ilmu bercocok tanam yang masih asing, serta minimnya dukungan infrastruktur menjadi tantangan yang tidak mudah.










