Ratusan warga Mahulu meramaikan acara dengan mengenakan kaos hitam bertuliskan Tolak Politik Uang yang telah dibagikan sehari sebelumnya di Kantor Bawaslu Mahulu.
Ketua Bawaslu Mahulu Saaludin menyampaikan rasa syukurnya atas kesuksesan acara tersebut. Ia mengatakan antusiasme masyarakat sangat luar biasa meskipun ada berbagai motif yang membuat mereka datang seperti doorprize yang Bawaslu Mahulu siapkan.
"Tapi yang terpenting adalah substansi dari acara ini, yaitu kampanye penolakan politik uang. Kami ingin Pilkada 2024 di Mahulu bersih dan berintegritas," kata Saaludin.
Isu politik uang sering menjadi perhatian publik saat pilkada dan acara ini menjadi bagian dari kampanye masif Bawaslu untuk menolak praktik tersebut. Selain itu, Bawaslu Mahulu juga mensosialisasikan isu lainnya, seperti netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara).
Selain jalan sehat, acara ini juga diisi dengan tarian tradisional Dayak Mahulu, kuis interaktif tentang Pilkada 2024, serta hiburan electone dan pembagian doorprize, yang semakin meramaikan suasana.
Sebelumnya Bawaslu Mahulu juga mengadakan rapat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk aparat dan kepala kampung, sebagai langkah preventif untuk mencegah politik uang di Mahulu.
Sosialisasi akan terus dilakukan di berbagai kecamatan melalui Panwascam untuk memastikan pilkada yang bersih dan berintegritas. "Harapannya, melalui kegiatan semacam ini dapat menjadi edukasi bagi masyarakat Mahulu agar lebih sadar akan pentingnya menolak politik uang dalam pemilu mendatang," tutupnya.
Editor: Aspian Nur