Dari perhitungan data yang diperoleh, tercatat Partai Golkar mendapatkan 538.147 suara, dengan begitu bisa dipastikan Partai Golkar akan menjadi pemenang dan memperoleh 2 (dua) dari 8 (delapan) kursi DPR RI Dapil Kaltim.
Atikah Dinarti, Campaign Manager Tim Hetifah menegaskan, data D1 yang dihimpun oleh Tim IT Hetifah tersebut sudah mencapai 100 persen yang merupakan hasil pleno di 105 kecamatan yang ada di Provinsi Kaltim.
Rincian jumlah pemilih Hetifah di masing-masing kabupaten/kota adalah sebagai berikut : Kutai Kartanegara (32.836), Balikpapan (27.787), Samarinda (26.213), Paser (20.462), PPU (12.481), Bontang (8.380), Berau (7.931), Kutai Timur (4.941), Kutai Barat (3.955), dan Mahakam Ulu (1.037).
Jika dibandingkan dengan perolehan suara Hetifah tahun 2019, jumlah pemilih Hetifah meningkat lebih dari dua kali lipat, dimana tahun 2019 Hetifah mendapatkan 66.487 suara. Banyaknya suara yang dipercayakan masyarakat Kaltim kepada Hetifah di Pemilu 2024 ini menurut Atikah tak lepas dari prestasi dan kinerja yang ditunjukkan Hetifah selama menjalankan fungsi representasinya di DPR RI.
“Selama masa kampanye kami berupaya keras menyasar berbagai segmen pemilih, termasuk pemilih pemula, dengan menggunakan pesan yang persuasif serta memanfaatkan media sosial dan alat kampanye modern lainnya,” ujarnya, Sabtu (2/3/2024).
Selain itu Hetifah mengaku konsisten dengan mempertahankan dan membangun basis dukungan politik yang kuat di wilayah seperti di Kutai Kartanegara dan Paser. Walau begitu, hampir di semua TPS Hetifah mendapatkan suara, termasuk di Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Hal ini berkat berbagai pertemuan, diskusi, dan kegiatan lainnya yang dilakukan di berbagai tempat untuk membangun hubungan langsung dengan pemilih.
Pasalnya, ia menilai Hetifah telah menginspirasi banyak kalangan yang pesimis dengan realita politik saat ini, bahwa untuk berkontestasi di politik tidak serta merta harus dengan politik uang. Terlebih saat ini pihaknya masih akan terus mengawal perolehan suara hingga di Pleno Kabupaten Kota, Provinsi hingga di KPU Pusat nanti.
Atikah mengemukakan keterlibatan pemilih dalam mengawal suara seperti mengirimkan data C1 dan menjadi saksi di tingkat TPS, sangatlah tinggi. “Kami seluruh Tim mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada setiap saksi yang sudah mengawal,” pungkasnya.
Editor: Maruly Z