Pengecekan dilakukan sehari jelang pencoblosan Rabu (13/2/2024) besok. "Pengecekaan untuk memastikan kesiapan dan semua yang punya DPT (Daftar Pemilih Tetap) bisa hadir," kata Rahmad Masud kepada awak media Selasa (13/2/2024).
Seluruh masyarakat yang masuk dalam DPT diminta berpartisipasi dalam menyukseskan Pemilu 2024 serta mendorong semua yang terlibat sebagai pelaksana agar dapat berperan untuk meningkatkan partisipasi dalam pemilu tahun ini. "Jangan sampai ada yang golput, itu penekanan kami," tegasnya.
Tujuan kunjungan tersebut juga guna memastikan situasi dilapangan tetap kondusif jelang Pemilu 2024. "Jangan ada unsur-unsur pemaksaan didalam TPS, tang terpenting pertama itu semua harus rukun," sebut Rahmad.
Rahmd juga menyempatkan untuk berdialog dengan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Interaksi itu juga untuk memastikan petugas dilapangan siap menghadapi Pemilu 2024. "Memastikan karena kan ada regulasi terkait pemilih dari luar daerah itu seperti apa nanti mekanismenya," ucap Rahmad.
Pemilih dari luar atau KTP dari luar wilayah Balikpapan harus menyertakan surat pengantar dari daerah setempat. "Ternyata harus ada surat pengantar dari daerah asalnya, nah itu bagus, untuk meminimalisir kemungkinan-kemungkinan," ucapnya.
Orang nomor satu di Kota Beriman itu juga berharap tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilu serentak 2024 di Balikpapan bisa mencapai 80 persen. Seluruh petugas di lapangan diminta berkoordinasi terutama dengan Satgas Linmas. Menurutnya, Satgas Linmas di Balikpapan telah dibekali pengetahuan dan tugas untuk bisa saling berkoordinasi dengan petugas KPPS setempat. "Ada Linmas yang bisa mengajak orang yang punya DPT untuk memilih, jangan sampai ada golput," sebutnya.
Peninjauan TPS berlanjut ke TPS 023 di lawasan Mal Balikpapan Baru, kemudian dilanjutkan ke TPS 038 di Jalan Marsma Iswahyudi dan akan diakhiri di TPS 51 di Jalan Lumba-Lumba, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur.
Editor: Aspian Nur