Selain melakukan penertiban, Ketua Bawaslu Balikpapan Wa Santi juga telah memeberikan himbauan terhadap seluruh peserta pemilu juga partai politik untuk menurunkan APK nya masih terpasang secara mandiri.
"H-4 masa tenang itu kita sudah berikan himbauan, tapi sepertinya memang sangat sedikit peserta pemilu yang mencopot secara mandiri APK nya," kata Wasanti ditemui Korankaltim.com di Kantor Bawaslu Balikpapan, Senin (12/2/2024).
Beberapa warga juga telah melaporkan terkait masih banyaknya APK peserta pemilu terpasang di masa tenang hari ke-2 ini. Menurutnya, dengan jumlah APK yang mencapai ribuan, Bawaslu tak serta merta bisa dengan cepat melakukan penurunan.
Penertiban di masa tenang saat ini diakui Wa Santi bukan perkara mudah. Dimana Bawaslu saat ini masih terkendala minimnya peralatan untuk menurunkan APK, khususnya APK yang terpasang pada papan reklame.
Untuk menurunkan APK tersebut, Bawaslu telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan untuk menurukan APK tersebut menggunakan crane. Penurunan pun mesti dilakukan berhati-hati, mengingat lagi, kondisi hujan yang melanda Kota Balikpapan hampir setiap hari.
"Yang dipapan reklame ini kan kita harus pakai crane dan itu tidak sebentar prosesnya. Saat ini juga crane kita terbatas hanya 3 sampai 4 saja ditambah lagi sekarang musim hujan, ini menjadi tantangan petugas dilapangan," ucap Wa Santi.
Wa Santi juga mengakui, hingga hari ke-2 masa tenang Pemilu 2024, masih cukup banyak APK yang terpasang di sejumlah titik Balikpapan terutama didaerah padat penduduk khususnya Kota.
"Dikawasan Manggar, Balikpapan Timur itu sudah lumayan minim, hanya belasan lagi. Untuk dikawasan Kota ini memang masih cukup banyak, kami akan terus upayakan penertiban ini bisa segera selesai," tutup Wa Santi.
Editor Aspian Nur