Menanggapi kabar tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kukar pun turut menjelaskan alasan sejumlah anggota PTPS ini mengundurkan diri. "Ada beberapa yang diantaranya terbentur dengan kegiatan pendidikan atau kuliah mereka. Sehingga memilih untuk mengundurkan diri," kata koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Latihan Bawaslu Kukar, Sri Muliati Ningsih pada Selasa (30/1/2024).
Meskipun ada anggota yang mengundurkan diri namun dikatakan Sri Muliati Ningsih jumlahnya tidak terlalu banyak, dan segera dicarikan pengganti melalui daftar tunggu. "Jumlahnya kurang dari sepuluh dan sudah didapatkan penggantinya," tegasnya.
Sementara itu, ditanya terkait masih kurangnya tenaga PTPS setelah perekrutan gelombang kedua dan pelantikan beberapa waktu lalu, Sri juga menegaskan bahwa jumlah kekurangan tersebut sudah mulai terpenuhi.
"Beberapa TPS di kecamatan yang sebelumnya kosong kini sudah mulai terpenuhi. Setelah dibukanya pendaftaran anggota PTPS gelombang tiga hingga tanggal 7 Februari mendatang," bebernya.
Dia menambahkan, dalam pendaftaran gelombang tiga yang sudah dibuka sejak tanggal 24 Januari 2024 lalu, jumlah pendaftar sudah mulai memenuhi kekurangan sebelumnya. Bahkan beberapa diantaranya sudah dilakukan proses wawancara hingga pelantikan.
"Kalau total keseluruhan anggota PTPS ini kira-kira sudah 90-95 persen terpenuhi. Pendaftaran gelombang tiga ini akan ditutup kalau jumlahnya sudah mencukupi kekurangan kemarin kemudian dilakukan pelantikan melalui Panwascam masing-masing," pungkasnya.
Editor: Maruly Z