Deklarasi damai di kampung tersebut diinisiasi Unit Reaksi Khusus Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (URK FKPM) Kelurahan Graha Indah yang bertujuan mengajak seluruh ketua partai politik (parpol) yang ada di Balikpapan Utara dan elemen masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya black campign alias kampanye hitam dan ujaran kebencian jelang Pemilu 2024.
“Kami mengajak parpol elemen masyarakat bergandengan tangan untuk mendeklarasikan bahwasanya Pemilu damai dan aman di Balikpapan," ujar Ketua Panitia Deklarasi Pemilu Damai Wiwik Handayani kepada Korankaltim.com Minggu (21/1/2024) hari ini.
Apresiasi pun diberikan Pemerintah Kota Balikpapan atas digelarnya deklarasi tersebut. "Deklarasi pemilu damai ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga suasana damai selama proses pemilihan berlangsung. Saya berharap Pemilu tahun 2024 di kota Balikpapan dapat berjalan aman tertib dan tanpa konflik," kata Asisten I Tata Pemerintahan Setdakot Balikpapan Zulkifli secara terpisah.
Zulkifli mengajak semua pihak untuk memastikan Pemilu 2024 damai tidak semata-mata dimaknai sebagai slogan. "Melainkan sebagai ikhtiar untuk menciptakan suasana yang kondusif selama seluruh rangkaian tahapan pemilu," sebut Zulkifli lagi.
Hal lain, masyarakat bersedia dan sepakat menjaga kedamaian selama Pemilu karena jadi tanggungjawab bersama seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali.
"Yang terakhir, turut memastikan seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan kampanye politik dpat menjalankan perannya tanpa mencederai harga diri dan martabat setiap pihak, termasuk lawan politiknya," sebut Zulkifli.
Editor: Aspian Nur