Pemilu serentak menjadi bagian penting dalam mengagendakan pembangunan di daerah Kutim. Keputusan-keputusan terkait pembangunan akan di pengaruhi juga oleh keputusan politik yang diambil dalam pesta demokrasi.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman berharap agar pesta demokrasi berjalan tertib, baik, dinamis, dan sesuai dengan tujuan bernegara dan bermasyarakat. Sehingga TP3D sebagai salah satu pihak penyelenggara pemerintahan yang harus melaksanakan tugasnya dengan baik.
"Kami memberikan dukungan berupa asuransi bagi petugas yang terlibat dalam pesta demokrasi, mengingat pengalaman pelaksanaan pemilu sebelumnya," jelasnya.
Maka itu, ia meminta kepada Badan Kesbangpol Kutim bisa berkoordinasi dengan melibatkan pihak penyelenggara KPU dan Bawaslu serta pengamanan pihak Polres Kutim, Kodim 0909/KTM, Lanal Sangatta, Kejari Kutim, Perangkat Daerah (PD) terkait dan 18 Camat se-Kutim.
"Dukungan moril dengan mempersiapan BPJS Ketenagakerjaan untuk penyelenggara Pemilu 2024," ulasnya.
Selain itu, Pemkab juga berencana akan memberikan suplemen bagi petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan dan stamina petugas TPS selama pelaksanaan pemilu.
"Kepada seluruh petugas KPPS, TPS, baik yang bertugas di TPS. Suplemen tersebut berupa vitamin, yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh," bebernya.
Berdasarkan pengalaman pada pemilu sebelumnya banyak petugas TPS yang menjadi korban. Jadi pemberian suplemen ini bagian dari bentuk antisipasi pemerintah. "Sudah ada skema pemberian vitamin kepada seluruh petugas TPS, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (*/KK)
Editor: Maruly Z