Marwan mengaku memang sudah ada pembicaraan terkait hal itu, namun dirinya masih belum menentukan.
"Kalau digadang (jadi Ketua PKN Kukar) memang iyaa, tapi belum pasti. Saya akan menerima itu kalau urusan dengan Nasdem selesai," kata Marwan, kepada Korankaltim.com, Senin (26/12/2022).
Dalam waktu dekat dirinya mengajukan berhenti sebagai Ketua DPD Nasdem Kukar agar menghindari konfrontasi juga perbedaan yang tajam di politik. "Saya masuk baik-baik saya akan pamit baik baik," tegasnya.
Politik merupakan seni, karenanya mesti harus memainkan dengan seni keindahan bukan keributan. "Jadi kami pertunjukkan dan pertontonkan politik indah penuh persaudaraan kekeluargaan dan keakraban.
Sementara Ketua Pimpinan Daerah (Pimda) PKN Kaltim Rudi Prianto mengaku sebenarnya menyambut baik ketika Marwan ingin bergabung ke partai baru ini. Komunikasi politik sah-sah saja dilakukan karena merupakan hak masing-masing setiap orang.
"Yang jelas kami tidak ada membajak (partai). Namanya partai baru kan siapapun bebas untuk bergabung," jelasnya.
Saat ini struktur dari tingkat provinsi sampai tingkat ranting masih belum dilakukan pergantian yang dibuktikan dengan Surat Keputusan (SK).
Penulis: Faishal Ays
Editor: Aspian Nur